Manajemen Pembiayaan Pendidikan

Kamis, Januari 4th 2018. | Standar Pembiayaan Pendidikan

PROSES PENYUSUSNAN RKAS

  1. PENDAHULUAN

Sekolah sebagai organisasi penyedia layanan pendidikan kepada masyarakat senantiasa dihadapkan dengan tantangan dalam mencapai tujuan atau cita-citanya. Pengelolaan sekolah dilakukan dengan menggunakan kerangka pikir manajemen, yang tergambar dari rangkaian kegiatan yang terdiri atas merencanakan, mengorganisasikan, menempatkan staf, memberikan arahan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan dan staf. Sebagai salah satu fungsi manajemen, perencanaan memegang peranan mendasar karena membantu pengelola organisasi memperkirakan hambatan/tantangan pencapaian tujuan dan menentukan tindakan sebagai upaya mengatasi hambatan tersebut.

Pembuatan perencanaan dalam suatu lembaga adalah hal yang tidak bisa ditinggalkan. Salah satu perencanaan yang menentukan kehidupan satu lembaga yaitu RKAS. Madrasah/Sekolah sebagai suatu lembaga/institusi mempunyai satu tujuan atau lebih.

Oleh karena itu, makalah kami akan membahas proses pembuataan RKAS, kami berharap setelah dipresentasikannya makalah ini mahasiswa dapat mempraktikan dan membuat RKAS.

 

  1. RUMUSAN MASALAH
  2. Bagaimana Konsep Dasar Penganggaran dalam Pendidikan?
  3. Bagaimana Karakteristik dan Fungsi Penganggaran dalam Pendidikan ?
  4. Bagaimana Prinsip-Prinsip dan Prosedur Penyusunan Anggaran Pendidikan ?

II.             PEMBAHASAAN

  1. Konsep Dasar Penganggaran dalam Pendidikan

Masrasah/Sekolah harus merencanakan dan membuat  tujuan yang jelas untuk mendapatkan mutu dan keefesiensian, dalam rangka mencapai tujuan tersebut, perencanaan dan program kegiataan sangatlah penting. Rencana yang komprehensif untuk mengoptialkan pemanfaatan segala sumber daya yang ada dan yang mungkin diperoleh guna mencapai tujuan yang diinginkan.

RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) harus berorientasi kedepan dan secara jelas bagaimana menjembatani kondisi saat ini dan harapan yang diinginkan dicapai di masa depan. Semoga harus berdasarkan peluang, ancamanan, dan harapaan yang akan dihadapi atau dituju.

Dalam merancang RKS harus berdasarkan Permendiknas-No.-24-tahun-2007 yang berisikan 8 standar, yakni: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar penilaian pendidikan

  1. Karakteristik dan Fungsi Penganggaran dalam Pendidikan
  2. Karakteristik Penganggaran dalam Pendidikan

Menurut Mulyadi dalam bukunya Akuntansi Manajemen mengemukakan bahwa karakteristik anggaran yang baik diantaranya sebagai berikut :

  1. Anggaran dinyatakan dalam satuan keuangan dan satuan selain keuangan
  2. Anggaran umumnya mencakup jangka waktu satu tahun
  3. Anggaran berisi komitmen atau kesanggupan manajemen, yang berarti bahwa para manajer setuju untuk menerima tanggung jawab untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam anggaran
  4. Usulan anggaran di review dan disetujui oleh pihak yang berwenang lebih tinggi dari penyusun anggaran
  5. Sekali disetujui anggaran hanya dapat diubah dibawah koordinasi tertentu
  6. Secara berkala kinerja keuangan sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran dan selisihnya di analisis dan dijelaskan.[1]
  7. Fungsi Penganggaran dalam Pendidikan

Fungsi Anggaran menurut Nafarin, yakni :

  1. Fungsi perencanaan

Anggaran merupakan alat perencanaan tertulis menuntut pemikiran yang teliti dan akan memberikan gambaran yang lebih nyata atau jelas dalam satuan unit dan uang.

  1. Fungsi pelaksanaan

Anggaran merupakan pedoman dalam pelaksanaan pekerja, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara selaras dalam mencapai tujuan (laba). jadi anggaran penting untuk mengkoordinasikan atau menyelaraskan setiap bagian kegiatan, seperti bagian pemasaran, bagian umum, bagian produksi dan bagian keuangan.

  1. Fungsi pengawasan

Anggaran merupakan alat pengawasan (controlling), pengawasan berarti mengevaluasi (menilai) terhadap pelaksanaan pekerjaan dengan cara;

1)      membandingkan realisasi dengan rencana (anggaran)

2)      melakukan tindakan perbaikan apabila dipandang perlu[2]

  1. Prinsip-Prinsip dan Prosedur Penyusunan Anggaran Pendidikan
  2. Prinsip-Prinsip Anggaran Pendidikan
  3. Adanya pembagian wewenang dan tanggung jawab yang jelas dalam sistem manajemen organisasi.
  4. Adanya sistem akuntansi  yang memadai dalam melaksanakan anggaran.
  5. Adanya penelitian dan analisis untuk menilai kinerja organisasi.
  6. Adanya dukungan dari pelaksanaan dari tingkat atas hingga yang paling bawah.
  7. Prosedur Penyusunan Anggaran Pendidikan

Penyusunan anggaran berangkat dari rencana kegiatan atau program yang telah disusun dan kemudian diperhitungkan berapa biaya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, bukan dari jumlah dana yang tersedia dan bagaimana dana tersebut dihabiskan. Adapun prosedurnya;

  1. Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama periode anggaran.
  2. Menyusun rencana berdasar skala prioritas pelaksanaannya
  3. Menetapkan kebutuhan untuk pelaksanaan rincian program
  4. Semua-sumber dinyatakan dalam bentuk uang, sebab anggaran  pada dasarnya merupakan pernyataan  finansial.
  5. Memformulasikan anggaran dalam bentuk format yang telah disetujui dan dipergunakan oleh instansi tertentu.
  6. Menyusun usulan anggaran  untuk memperoleh persetujuan dan pihak yang berwenang.
  7. Melakukan  revisi usulan anggaran
  8. Persetujuan revisi usulan anggaran
  9. Pengesahan anggaran.

KEPUTUSAN BERSAMA MENTRERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN MENTERI KEUANGAN

NOMOR :003/K/1983

NOMOR :527/KMK.011/1983

TANGGAL   :6 AGUSTUS 1983

DAFTAR JENIS PENGGUNAAN BIAYA SATUAN DPP

PROFINSI :DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

 

No urut

 

Jenis Penggunaan

Biaya satuan  

Pengelola

Dasar Perhitungan Dasar biaya satuan
SMP SMA
1 2 3 4 5 6
1 Pelaksanaan pembelajaran Siswa Rp130,- Murid Tahun Rp165,- Murid tahun Kepala Sekolah
2 Pengadaan sarana prasarana Kelas Rombongan Kepala Sekolah dan kepala Kanwil
3 Pemeliharaan sarana Prasarana Kelas Rombongan Kepala Sekolah
4 Kesejahteraan pegawai sekolah

4.1. Wakil kepala sekolah menengah

 

4.2. waki kepala sekolah filial

 

4.3.1. guru tetap dan tidak tetap

 

4.3.2. guru tetap

 

4.4. kepegawaian tata usaha dan pegawai lainnya

 

 

Sekolah

 

 

Sekolah Filial

 

guru tetap dan tidak tetap

guru tetap

 

kelas

 

 

Rp48.000 Orang Tahun

 

Rp72.000 orang tahun

 

Rp40/jam Hadir mengajar

Rp1.600/orang bulan

Rp12.000 kelas/tahun

 

 

Rp72.000 kelas Tahun

 

Rp96.000 orang tahun

 

Rp60/jam hadir mengajar

Rp2.400/orang bulan

Rp80 kelas/tahun

Kepala Sekolah
5 Kegiatan belajar

5.1. SMK

 

Murid

 

Rp80,-

Kepala sekolah

1.1. Contoh Rencana Anggara Sekolah

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH/MADRASAH

Tahun pelajaran……………/……….

Sekolah/madrasah            :………….

Kecamatan                       :…………..

Kabupaten/kota                :…………..

 

PENDAPATAN BELANJA
NO Uraian Jumlah No Uraian Jumlah
I Rutin dari pemda kab/kota

1.      Belanja pegawai

2.      Belanja barang

3.      Belanja pemeliharaan

4.      Belanja lain-lain

I. Biaya Operasional

1.      Belanja pegawai

a.       Pegawai tetap

b.      Pegawai tidak tetap

2.      Belanja barang dan jasa

a.       ATK

b.      Bahan habis pakai

c.       Langganan daya dan jasa

d.      Kegiataan pembelajar

e.       …

3.      Biaya perjalanan dinas

4.      Biaya pemeliharaan

a.       Biaya perawatan/perbaikan ringan

b.      ……

5.      Belanja modal peralatan dan mesin

a.       Biaya peningkatan mutu guru

b.      Biaya pengembangan kurikulum dan pembelajaran

1.)    Administrasi dan manajemen sklh/mrsh

2.)    Organisasi dan kelembagaan

3.)    Sarpras

4.)    Ketenagaan

5.)    Pembiayaan

6.)    Peserta didik

7.)    Peran serta masyarakat

8.)    Lingkunga dan budaya sklh/mdrsh

II Bantuan

1.      BOS(…siswa x Rp≤ 800.000)

2.      Pemda kab.

3.      Pemda prov.

III Dana komite

1.         Iuran orang tua

2.         Sumbangan suka rela

3.         Usaha lain

4.         ….

IV Penerimaan lain

1.      Donatur

2.      Usaha sklh/mdrs

V Sisa lebih anggaran tahun lalu
Jumlah pendapatan Jumlah belanja
Jumlah suplus (defisit)

Mengetahui                                 Menyetujui                 Dibuat oleh,

Ketua komite sklh/mdrsh             kepala sklh/mdrsh       bendahara/guru

………………………………..               ……………………….        ……………………..

1.2. Contoh RAPBS/M

Sedangkan Penyusunan RKS/M (Rencana Kegiataan sekolah/madrasah) melalui tiga jenjang,yaitu: persiapaan, penyusunan RKS/M, dan pengesahan RKS/M. Alur tersebut bisa diilustrasikan sebagai berikut:

Persiapan

1)   Pembentukan TPRKS/M(tim penyusunan rencana kerja sekolah/madrasah)

2)     Pembekalan(orientasi) TPRKS/M

 

Facebook Comments

tags: , , ,

Related For Manajemen Pembiayaan Pendidikan