MANAJEMEN SISTEM REKRUTMEN SISWA

Rabu, Januari 10th 2018. | Artikel, Perencanaan Pendidikan

 

 


Sumber Gambar : http://www.netralnews.com

 

Bagus nursyah

134564020

Sosiologi UNESA 2013 – 2014


MANAJEMEN SISTEM REKRUTMEN SISWA SMA SIDOARJO

Pendidikan merupakan langkah awal membawa negara kearah yang lebih baik. Dalam pemikiran kita tentunya semakin baik kualitas pendidikan semaikin baik pula hasil yang diciptakan dari pendidikan yakni Sumber Daya Manusia yang berkualitas  Namun pendidikan yang maju tidak terlepas dari sistem yang berjalan didalamnya. Pendidikan sesungguhnya terbagi atas beberapa tipe yakni secara formal dan informal. Hal ini dibedakan berdasarkan sifat, lingkup pengajaran hingga cara pengajarannya. Pada pendidikan informal hal ini terjadi pada lingkup keluarga, masyarakat hingga tempat- tempat siswa tersebut bergaul. Ilmu yang didapat seperti pengalaman dari masyarakat setempat hingga pengetahuan tentang nilai dan norma yang ada dalam masyarakat. Sedangkan sekolah merupakan panggung untuk mencari ilmu secara formal. Yang dimana didalam sekolah tersebut didukung oleh sarana prasarana, tenaga pendidik yang berkualitas, dan lain sebagainya.

Sekolah yang berkualitas tentunya tidak luput dari pemanajemenan yang baik. Dalam pengertiannya manejemen merupakan proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengamatan serta evaluasi yang dilakukan oleh pihak pengelola organisasi (sekolah) untuk mencapai tujuan bersama dengan memberdayakan dan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya lainnya seefektif mungkin. Lanjutnya bagaimana dengan sistem pendidikan yang ada di Indonesia ? dari tahun ketahun sistem pendidikan yang ada di indonesia sering kali berubah –ubah menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada dimasyarakat. Sebagai contohnya yakni 1. sistem pengajaran dari mulai KBK, KTSP, hingga kurikulum 2013 saat ini. 2. Sistem kebijakan pemerintah bagi siswa hingga sekolah – sekolah swasta mapun negeri hingga 3. Sistem perekrutan siswa ajaran baru yang dulu dilakukan secara manual hingga dengan cara memanfaatkan teknologi yang ada. hal ini tentunya merupakan cara pemerintah agar tidak tertinggal dengan negara lainnya tentang masalah pendidikan.

Pada saat ini tentu sangat marak informasi –informasi sekolah terbaik dengan akan masuknya tahun ajaran baru. Dengan begini baik pihak sekolah maupun siswa pun sibuk dengan sendirinya.sebenarnya prihal apa sajakah yang disibukan pihak sekolah dan pihak siswa ? pada umumnya pihak sekolah sibuk dengan memperbaiki sistem manejemen yang ada untuk penerimaan siswa baru sedangkan siswa –siswa yang telah lulus SMP sibuk dengan mempersiapkan prasyarat masuk SMA favorit. Bagi beberapa siswa, masuk SMA favorit merupakan salah satu mimpi yang harus diwujudkan. Tentunya dengan dapat masuk SMA favorit menjadi kebanggaan dan prestasi bagi diri mereka dan orang tuanya. Pada umumnya sekolah favorit tersebut memiliki beberapa keunggulan dari pada sekolah –sekolah lainnya.

Pada sekolah favorit sistem manejemennya tentu baik dan hasilnya pun juga baik. Namun sering kali orang tidak tau akan cara penilaian dalam sekolah favorit. Mereka pada umumnya tau dikarenakan dari perkataan orang yang ada disekitar bukan dari asal mula sejarahnya maupun prestasinya. Lantas bagaimana cara kita menilai sekolah favorit tersebut ? Pada umumnya kita menilai sekolah tersebut menjadi favorit dilihat dari sejarah, prestasi yang dihasilkan, fasilitas / sarana maupun prasarana yang diterima oleh siswa nantinya, hasil out put siswa, jaringan sosial dalam dan luar sekolah, visi dan misi, akreditasi dan tentunya kouta siswa yang mampu ditampung sekolah tersebut. Dalam akreditasinya sekolah favorit tentu memiliki akreditasi A hal ini merupakan penilaian dari dinas pendidikan terkait. Sistem jaringan yang dimiliki oleh SMA favorit juga mamiliki cangkupan yang lebih luas dan baik karena hasil out put yang dihasilkan oleh SMA tersebut anak didiknya terlebih masuk dalam Universitas- universitas ternama. Selaih hal tersebut prihal lain yang perlu disorot yakni sarana dan prasarana yang dimiliki dalam hal ini sekolah tentunya memiliki fasilitas yang baik dari mulai dalam kelas hingga yang ada diluar kelas. Sedangkan dalam hal visi dan misi setiap sekolah favorit memiliki perbedaan.

Visi dalam artinya merupakan pandangan jauh kedepan kemana sekolah tersebut akan dibawah. Dalam hal ini sering kali dihubungkan dengan cita – cita dari sekolah tersebut. Sedangkan pengertian misi  merupakan tindakan atau upaya untuk mewujudkan visi atau tindakan untuk memenuhi kepentingan masing – masing kelompok yang berkaitan dengan sekolah. Dalam hal ini sudah jelas bahwa visi dan misi tidak dapat dipisahkan atau saling berkaitan. Lanjutnya bagaimana dengan hubungan visi dan misi sekolah favorit daera Sidoarjo ? pada umumnya sekolah favorit di Sidoarjo memiliki visi yakni maju dalam prestasi, berakhlak mulia, beretos kerja tinggi dan berwawasan global berpijak pada budaya bangsa. Sedangkan dalam misinya 1. Meningkatkan iman dan tagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Meningkatkan pelayanan pengelolahan agar KBM dapat beralan dengan lebih baik, 3. Meningkatkan mutu pembelajaran dengan peranserta MGMP sekolah secara aktif, 4. Meningkatkan mutu lulusan dengan perolehan NUN yang lebih tinggi dan berwawasan global, dan lain sebagainya. Hal –hal tersebut merupakan segenap pandangan sekolah favorit yang ada di Sidoarjo. Dari sudut pandang tersebut tentunya akan menarik minat dari para siswa untuk mendaftar kedalam sekolah tersebut karena memiliki visi misi yang menarik yang tentunya ada juga faktor lain yang membuat siswa tersebut untuk mau mendaftar ke sekolah tersebut.

Dalam proses rekrutmen sekolah terjadi beberapa tahapan yakni input – proses – output. Proses input yakni pendaftaran awal yang dimulai dari melengkapi persyaratan untuk masuk pendaftaran selanjutnya pengisian formulir baik secara manual sampai kedalam sistem secara online. Namun formulir teresebut tidak gratis harga formulir  tersebut saat ini berkisaran 200.000 rupiah. Setelah melakukan pembelian formulir secara maunual lalu  melakukan pendaftaran secara online. Setelah itu dilanjutkan kedalam proses yakni mempersiapkan segalah sesuatunya untuk tes yang sudah ditentukan jadwalnya tes yang diujikan. Prihal tesnya yakni mata pelajaran umum meliputi matematika, bahasa inggris, IPA, IPS dan bahasa indonesia dan tentu juga ada Tes Potensi Akademik. Setelah hal tersebut usai maka terjadi proses output yakni melihat hasil akhir yang tentunya sudah ditetapkan jadwal hasil akhir tersebut keluar. Hasil akhir biasanya dapat dilihat dalam web sekolah secara online maupun dapat dilihat secara manual disekolah tempat mendaftar. Pada sistem SMA favorit pemanajemenan rekrutmen siswa diharapkan berjalan dengan lancar. Hal ini didasarkan sekolah tersebut sudah kenyang akan pengalaman dan kinerja kepegawaian yang bertindak sigap dan tegas dalam melakukan pelayanan publik.

Namun pemenejemenan yang baik pun sering kali mengalami kendala – kendala. Dalam proses awal pengambilan formulir pada sekolah favorit tentunya mengalami pembelundakan jumlah pendaftar.  Sehingga sering kali kehabisan formulir untuk pendaftaran. Sikap para wali murid yang tergesa- gesa untuk mendaftarkan anaknya tentunya saling berdesak –desakkan dan memperparah keadaan. Hal lainnya yakni meskipun sudah diatur, orang- orang tetap tidak bisa tertib dan membuat suasana yang ribut sehingga membuat para pegawai terkait kurang dalam melakuakan pelayanan. Selain itu akibat dari pengambilan formulir pendaftaran yang mlunjaknya membuat banyak wali murid yang tidak dapat mendapat tempat duduk dan merasa diabaikan. Tentunya ini mengindikasikan kurangnya pemanfaatan ruang. Apakah dalam proses tersebut terindikasi terjadi kecurangan ? dalam kacamata awam tentu kita tidak melihat kecurangan –kecurangan itu terjadi, namun pada asalnya kecurangan itu selalu melekat dimanapun dan kapanpun. Dalam kasus ini kita bisa melihat banyak orang yang menitipkan anak –anaknya ke orang dalam atau orang yang berkerja dalam organisasi tersebut semisalnya yakni penitipan berkas formulir karena takut akan kehabisan. Tentunya hal tersebut sudah mengindikasikan kecurangan meskipun tahap ringan. Dengan begini seharusnya kita terpukul dengan kejadian tersebut kita mensekolahkan putra bangsa ini agar menjadi orang yang bermartabat dan bermoral namun kenyataanya kita masih menggunakan kecurangan- kecurangan seperti tersebut. Sebenarnya apa yang di inginkan oleh bangsa indonesia sendiri ? keinginan dan ucapan tidak merelefasikan sikap yang telah diperbuatnya.

Kecurangan yang seperti penitipan berkas merupakan awal terbentuknya kecurangan- kecurangan lainnya. Pada kasus yang sama muncul kecurangan bocornya soal maupun jawaban sebelum maupun saat ujian, dan hal ini diindikasikan banyaknya orang dalam yang berkomplot. Terkadang hal tersebut atas dasar kekeluargaan, saling kenal maupun hanya berdasarkan materi.hal ini merupakan kecurangan terbesar yang terjadi. Hal ini juga dapat mematikan siswa- siswa yang berprestasi dan akan membuatnya merasa minder karena kalah bersaing dengan siswa yang dianggapnya tak mempunyai kapasitas. Sehingga kita juga patut was- was akan generasi penerus bangsa ini. Sistem manajemen yang baik tidak diimbangi dengan oknum- oknum yang berkerja didalamnya tentu akan percuma. Meskipun dalam tahap pengelolaan berjalan lancar namun ada pula hal yang patut diperhatikan yakni pertama terlalu rumitnya dalam pendaftaran yakni mula secara manual lalu online hal tersebut bukankah sama saja melakukan pendaftaran secara 2 kali lalu menyerahkan berkas- berkas tersebut kembali, selain itu bagi orang yang buta akan teknologi tentunya hal seperti ini dirasa sulit. Terkadang pula web untuk mendaftar tersebut mengalami kendala baik secara internal maupun eksternal. Sehingga orang yang mendaftar merasa was- was bila masih belum tercantum dalam pendaftaran online.

Namun sebagaimana mestinya sebuah manajemen terus mengalami perubahan kearah yang lebih baik. Keberhasilan sistem manajemen sekolah dapat dilihat dari rangakain kegiatan yang tentunya berjalan dengan lancar, tujuan yang sudah tercapai, secara kebersamaan dalam menyelesaikan tugas secara optimal dan tentunya efektifitas maupun efisiensinya. Efektifitas dalam pengertiannya yakni bagaimana sebuah organisasi berhasil mendapatkan dan memanfaatkan sumber daya dalam usaha mewujudkan tujuan operasi berkaitan dengan terselesaikannya tugasnya. Sedangkan efisiensi merupakan suatu hal yang diselesaikan secara total dan menghasilkan tujuan yang dicapai dengan sumber daya yang seminimal mungkin guna mengurangi pengeluaran yang ada. Setelah proses tersebut berjalan dan usai maka akan terjadi evaluasi yang dimana hal tersebut berguna dalam mengoreksi hasil yang dicapai sehingga bila terjadi kesalahan nanti bisa diperbaiki dikemudian hari.

Dari keterangan- keterangan tersebut kita bisa mengetahui dan menilai sebuah manajemen dalam sekolah tersebut berjalan, terutama dalam hal perekrutan siswa baru. Yakni kita dapat menilai manajemen tersebut dilihat dari kinerja kepegawaian, kesiapan, rangakaian jalan kegiatan, tugas yang telah diselesaikan, pengoptimalan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya, dan tentu dari efektifitas maupun efesiensinya setelah kita dapat menilai dari proses evaluasi dengan begitu kita bisa mengetahui apakah manajemen yang berjalan sesuai dengan harapan. Selain itu dalam proses perekrutan siswa baru terbagi dari tiga thap yakni input- proses- output. Proses input yakni pendafataran secara offline maupun online. Selanjutnya yakni proses dalam hal ini meliputi ujian tes yaitu mata pelajaran umum dan juga Tes Potensi Akademik. Pada proses terakhir yakni output yaitu melihat hasil akhir ujian apa siswa yang mendaftar tersebut diterima atau tidak hal ini bisa dilihat dari internet website yang sudah tersedia atau bisa dilihat dari sekolahnya langsung.

DAFTAR PUSTAKA

  • Mulyono, 2008. Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan. Jogjakarta. AR RUZZ MEDIA.
  • Mulyasa, E. 2011. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung. Remaja Rosda Karya

sumber : https://www.academia.edu/

Facebook Comments

tags: , ,

Related For MANAJEMEN SISTEM REKRUTMEN SISWA