Perencanaan dan Manajemen Pendidikan oleh Dr. Manap Somantri, M.Pd

Sabtu, Januari 20th 2018. | Artikel, Perencanaan Pendidikan

 

Secara konseptual, manajemen pendidikan meliputi  perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan  pengawasan mengenai (sumber daya manusia, sumber  belajar, kurikulum, dana, dan fasilitas) untuk mencapai  tujuan pendidikan secara efektif dan efisien (Engkoswara  1987; ISPI 1995; Manap 1999, 2008). Perencanaan pendidikan  mempunyai peran penting dan berada pada tahap awal  dalam proses manajemen pendidikan, yang dijadikan  sebagai panduan bagi pelaksanaan, pengendalian, dan  pengawasan penyelenggaraan pendidikan.

 

Perencanaan merupakan suatu proyeksi tentang apa  yang harus dilaksanakan guna mencapai sasaran dan  tujuan yang telah ditetapkan (Kaufman 1972; Hadikumoro  1980). Sebagai suatu proyeksi, perencanaan memiliki unsur  kegiatan mengidentifikasi, menginventarisasi dan menyeleksi  kebutuhan berdasarkan skala prioritas, mengadakan  spesifikasi yang lebih rinci mengenai hasil yang akan dicapai,  mengidentifikasi persyaratan atau kriteria untuk memenuhi  setiap kebutuhan, serta mengidentifikasi kemungkinan  alternatif, strategi, dan sasaran bagi pelaksanaannya.

 

Kebutuhan terhadap perencanaan pendidikan  diakibatkan oleh adanya kompleksitas masyarakat dewasa  ini, seperti masalah jumlah penduduk, kebutuhan akan  tenaga kerja, masalah lingkungan, dan adanya keterbatasan sumber daya alam. Hal tersebut antara lain dikemukakan  Banghart dan Trull (1973:5) dalam bukunya yang menyatakan  bahwa: “The need for planning arose with the intensified  complexcities of modern technological society. Problems  such as population, manpower needs, ecology, decreasing  natural resources and haphazard aplication of scientific  developments all place demand on educational institutions  for solution”.

 

Sampai saat ini, pendidikan di Indonesia masih mengalami  krisis besar karena perkembangan dan kebutuhan akan  pendidikan tidak dapat terpenuhi oleh sumbersumber  yang tersedia. Sejak beberapa tahun lalu, Coombs (1968)  dan Manap (1999, 2008) menghimbau agar pendidikan  direncanakan secara seksama. Caranya dengan melihat  pada keterbatasan yang ada dan diarahkan kepada  penyelenggaraan pendidikan yang lebih sesuai dengan  kebutuhan perkembangan masyarakat.

 

Untuk mengatasi permasalahan pendidikan  secara komprehensif, Banghart dan Trull (1973:120)  merekomendasikan beberapa hal yang harus dicermati  dalam merencanakan pendidikan, di antaranya (1)  mengidentifikasi berbagai kebijakan terkait dengan sistem  pendidikan; (2) mengevaluasi dan mempertimbangkan  berbagai alternatif metode pendidikan dan dalam  kaitannya dengan masalah-masalah khusus pendidikan;  (3) mencermati masalah-masalah kritis yang memerlukan  perhatian, penelitian, dan pengembangan; (4) mengevaluasi  keunggulan dan kelemahan sistem pendidikan yang ada;  serta (5) melaksanakan kajian terhadap sistem pendidikan  dan komponen-komponennya. Perencanaan berfungsi  sebagai pemberi arah bagi terlaksananya aktivitas yang  disusun secara komprehensif, sistematis, dan transparan.

 

Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang  paling mungkin untuk dilaksanakan. Melalui perencanaan  dapat dijelaskan tujuan yang akan dicapai, ruang lingkup  pekerjaan yang akan dijalankan, orang-orang yang terlibat dalam pekerjaan itu, berbagai sumber daya yang  diperlukan, serta langkah-langkah dan metode kerja yang  dipilih berdasarkan urgensi dan prioritasnya. Semua itu  menjadi arah dan panduan dalam mengorganisir unsur  manusia dalam pendidikan, pengerahan, dan pemanfaatan  berbagai sumber daya guna menunjang proses pencapaian  tujuan dan dapat dijadikan sebagai alat pengendalian  tentang pencapaian tujuan. Kekeliruan dan kesalahan  semestinya dapat dihindari dengan adanya rencana yang  komprehensif, terintergrasi, dan berdasarkan pada pemilihan  strategi yang tepat. Ketepatan dan keberhasilan dalam  perencanaan menjadi barometer suksesnya pelaksanaan  kegiatan dan bermaknanya proses pengendalian kegiatan  serta menjadi kunci bagi efisiensi pemanfaatan berbagai  sumber daya dan efektivitas dalam pencapaian tujuan.

 

Sumber Gambar :http://coretan-anak-ipa.blogspot.co.id/

Sumber Tulisan :

PERENCANAAN PENDIDIKAN
• KONSEP DASAR PERENCANAAN PENDIDIKAN
• ANALISIS POSISI SISTEM PENDIDIKAN
• PERENCANAAN STRATEGIS PENUNTASAN WAJIB BELAJAR DAN
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DASAR
Dr. Manap Somantri, M.Pd

2014

Facebook Comments

tags: , , , , ,

Related For Perencanaan dan Manajemen Pendidikan oleh Dr. Manap Somantri, M.Pd